Dickson Chew

Of Counsel

  • Advokat & Pengacara, Mahkamah Agung Singapura
  • LL.B. (Hons), National University of Singapore (2014)

Dickson Chew is Of Counsel of RCL Chambers Law Corporation.

Dickson memiliki segudang pengalaman sebagai penasihat hukum di semua tingkat Pengadilan Singapura dan telah membantu pelaksanaan arbitrase yang diselenggarakan oleh Singapore International Arbitration Centre dan arbitrase ad-hoc.

Dickson memiliki segudang pengalaman sebagai penasihat hukum di semua tingkat Pengadilan Singapura dan telah membantu pelaksanaan arbitrase yang diselenggarakan oleh Singapore International Arbitration Centre dan arbitrase ad-hoc.

Dickson mempunyai minat khusus terhadap litigasi komersial dan masalah arbitrase, khususnya dalam sengketa yang berkaitan dengan properti dan sengketa komersial serta sengketa pemegang saham. Dickson telah bertindak untuk para pemegang saham, direktur dan kreditur perusahaan dalam proses hukum dan arbitrase yang melibatkan pelanggaran hak-hak minoritas, pelanggaran kewajiban direktur, tuntutan kepailitan lintas negara dan pelanggaran perjanjian pemegang saham.

Dickson sering memberikan nasihat dan mewakili para pengembang properti besar dan lembaga-lembaga komersial dalam berbagai perselisihan yang berkaitan dengan properti, termasuk hak guna bangunan yang tidak terdaftar, hak milik yang terdaftar dan kaveat, perjanjian pembangunan dan penyewaan lahan negara, penyewaan tempat hunian serta komersial jangka pendek, tuntutan pembayaran di bawah Undang-Undang Jaminan Pembayaran, gugatan cacat bangunan dan konstruksi, keterlambatan penyelesaian, serta tuntutan uang kepemilikan saham di bawah perjanjian jual-beli hunian standar yang ditetapkan oleh Peraturan Pengembang Perumahan.

Dickson ditunjuk sebagai Pengacara yang Ditugaskan di Biro Bantuan Hukum sejak tahun 2016 dan sering membantu Kantor Pro Bono NUS dengan inisiatif yang dikelola oleh mahasiswa, termasuk diskusi mengenai kesadaran hukum, klinik hukum komunitas, dan sertifikasi Surat Kuasa Khusus.

Semasa kuliah, Dickson memenangkan Gower Prize sebagai mahasiswa terbaik dalam bidang hukum perusahaan dan merupakan salah satu dari dua penerima gelar Resident Pro Bono Fellows di Kantor Pro Bono NUS.

Portfolio yang Mewakili

  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili perusahaan rintisan di Singapura yang bergerak di bidang bisnis yoga melawan pemegang saham minoritas terkait pelanggaran hak-hak minoritas dan ketidakpatuhan terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan Tenaga Kerja Asing (2019). 
  • Bertindak mewakili sekelompok investor di Pengadilan Tinggi melawan perusahaan yang didirikan di Bermuda dalam likuidasi atas penemuan korespondensi dan dokumen pra-tindakan sehubungan dengan serangkaian perjanjian pinjaman yang dapat dikonversi senilai sekitar US $ 60 juta (2018).
  • Bertindak mewakili dua orang pendiri dan direktur sebuah restoran di Singapura di Pengadilan Tinggi untuk menuntut pelanggaran hak-hak minoritas dan menolak tuduhan pelanggaran tugas direksi dengan penyelesaian secara damai sebelum persidangan yang menguntungkan klien (2016).
  • Bertindak sebagai penasihat hukum dalam arbitrase yang diselenggarakan SIAC yang melibatkan penyedia solusi perangkat lunak dan kelompok pemegang saham yang berselisih untuk meminta pembubaran perusahaan dan pembebasan dari pelanggaran hak-hak minoritas di bawah pasal 216 Undang-Undang Perusahaan.
  • Bertindak sebagai penasihat hukum dalam arbitrase ad-hoc yang melibatkan kontrak konstruksi standar dari Singapore Institute of Architect antara pengembang hotel yang terdaftar dan kontraktor utamanya yang melibatkan isu-isu kompleks mengenai keterlambatan dan cacat konstruksi.
  • Berhasil mewakili seorang WNA di Pengadilan Tinggi melawan operator kasino internasional untuk menghindarkan pekerja migran yang tidak memiliki izin kerja dari surat panggilan (2020).
  • Acted for a subsidiary proprietor in the High Court against the management corporation of a residential condominium to challenge the chairman’s conduct of the annual general meeting: reported in Chan Sze Ying v Management Corporation Strata Title Plan No 2948 (Lee Chuen T’ng, intervener) [2020] SGHC 88.
  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili sebuah bank swasta lokal dalam kasus yang melibatkan sebuah rekening besar yang terkena perintah pembekuan di seluruh dunia (2017).  
  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili sebuah bank swasta lokal dalam kasus yang melibatkan pemegang rekening korporat di mana pemegang rekening utamanya terkena perintah pembekuan di seluruh dunia yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi dengan nilai lebih dari US$100 juta (2016). 
  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili pengembang sebuah proyek perumahan strata kelas atas dalam perselisihan yang melibatkan prioritas berbagai tuntutan silang yang diajukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan yang didasarkan pada putusan pembekuan pihak ketiga, hipotek yang adil, kaveat yang terdaftar, dan perintah penyitaan sesuai dengan KUHAP atas dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Perumahan. Berhasil mewakili pengembang di Pengadilan Tinggi untuk mengintervensi dan mengubah putusan pembekuan yang menguntungkan klien (2018).
  • Successfully acted for SMRT Alpha Pte Ltd against its former tenant in the High Court and Court of Appeal for breach of the tenancy agreement with loss of rental income and other loss and damage assessed at S$2.7 million and resisting the tenant’s counterclaim for fraudulent misrepresentation. This matter is notable because the Court found that the tenant had by its conduct affirmed the lease notwithstanding a misrepresentation that was made during the lease negotiation and the tenant was accordingly not entitled to rescind the lease: reported in Strait Colonies Pte Ltd v SMRT Alpha Pte Ltd [2018] 2 SLR 441; SMRT Alpha Pte Ltd v Strait Colonies Pte Ltd [2017] SGHC 243.
  • Bertindak mewakili perusahaan konstruksi terkemuka dari sebuah kondominium hunian di Pengadilan Tinggi di mana kliennya adalah salah satu dari empat belas tergugat dalam tuntutan yang diajukan oleh perusahaan manajemen atas kecacatan pada properti umum (2018).
  • Bertindak mewakili pengembang kondominium eksekutif di Pengadilan Tinggi untuk menolak tuntutan yang diajukan oleh perusahaan pengelola yang melibatkan kecacatan pada properti umum dan pernyataan yang keliru atau iklan yang menyesatkan dalam brosur penjualan (2018). 
  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili badan hukum untuk meninjau dan menegosiasikan kembali perjanjian sewa komersial untuk objek wisata umum (2018).
  • Berhasil mendampingi operator hotel di Pengadilan Tinggi untuk menyita barang dan properti pemilik restoran yang tunggakan sewanya melebihi S$300.000 (2017).
  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili pemilik gedung perkantoran Grade A terkait klaim asuransi dan tuntutan hukum yang timbul akibat jatuhnya panel fasad dengan estimasi biaya perbaikan sekitar S$ 2 juta (2017).
  • Bertindak mewakili perusahaan konstruksi terkemuka yang merupakan kontraktor utama dalam mengajukan tuntutan ajudikasi terhadap pengembang proyek berdasarkan Undang-Undang Jaminan Pembayaran dengan tuntutan pembayaran melebihi S$6 juta (2017).
  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili pengembang melawan dua pembeli kondominium eksekutif untuk menolak tuntutan atas cacat konstruksi dan berhasil mendapatkan kembali uang kepemilikan saham yang ditahan oleh Singapore Academy of Law di bawah formulir standar perjanjian jual beli (2017). 
  • Bertindak mewakili pengembang kondominium hunian pribadi di Pengadilan Tinggi untuk membantah tuntutan dari perusahaan pengelola atas cacat properti bersama dan masalah ini berhasil diselesaikan dengan hasil yang menguntungkan klien (2016).
  • Bertindak untuk pengembang sebuah pengembangan komersial multiguna di Pengadilan Tinggi untuk mengajukan gugatan atas dua cek yang tidak sah senilai sekitar S$1,5 juta (2015). 
  • Bertindak untuk sebuah perusahaan solusi perangkat lunak di Pengadilan Tinggi melawan mantan Chief Executive Officer-nya dalam sebuah tuntutan yang melibatkan pelanggaran kewajiban karyawan dan direktur (2019).
  • Bertindak mewakili perusahaan semikonduktor terkemuka asal Korea di Pengadilan Tinggi melawan mantan manajer penjualannya atas pengalihan peluang bisnis yang melanggar hukum dan pelanggaran kewajiban karyawan (2018).  
  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili perusahaan perangkat lunak besar yang berbasis di Amerika Serikat melawan tuntutan mantan karyawannya atas pemberhentian yang tidak adil, pembocoran rahasia, klausul non-solicitation dalam kontrak kerja, serta pemulihan gaji yang belum dibayarkan dan penggantian biaya (2016).
  • Bertindak untuk seorang advokat dan pengacara di Pengadilan Negeri melawan mantan firma hukumnya untuk mendapatkan bonus kontrak dan cuti yang belum dibayar (2015).
  • Penasihat hukum eksternal untuk dewan hukum mengenai perjanjian sewa pusat kuliner (2019).
  • Penasihat eksternal untuk memberikan advis dan mewakili penyedia layanan co-location data global terkait pekerjaan limpahan dari departemen legal Asia Pasifik (2017).