Litigasi Pembelaan Pidana

Tim kami memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidang hukum pidana, dan secara rutin melakukan pembelaan terhadap terdakwa yang terlibat dalam kejahatan kerah biru dan kerah putih di semua tingkat Pengadilan Singapura.

Kami berpengalaman dalam semua aspek dari prosedur hukum pidana dan berusaha keras untuk mendapatkan hasil terbaik bagi klien yang menghadapi investigasi atau penuntutan pidana di bawah KUHP atau undang-undang seperti Undang-Undang Penyalahgunaan Komputer, Undang-Undang Spesies Langka (Impor dan Ekspor), Undang-Undang Imigrasi, Undang-Undang Penyakit Menular dan Undang-Undang Pencegahan Korupsi.

Selain terdakwa, kami juga sering diminta untuk memberikan nasihat hukum dan mewakili klien korporat dan pejabatnya mengenai tanggung jawab pidana yang berkaitan dengan publikasi online. Kami juga berulang kali dipercaya sebagai penasihat eksternal bagi perusahaan-perusahaan internasional terkemuka untuk menjembatani situasi hukum setempat.

Kasus-kasus terkait

  • Membela seseorang di Pengadilan Distrik yang didakwa melanggar Undang-Undang Penyalahgunaan Komputer, pencurian kartu kredit mantan pacarnya di bawah pasal 378 dan memberikan informasi palsu di bawah pasal 203 KUHP (2022).
  • Membela seorang perawat pria di Pengadilan Distrik yang didakwa dengan pelanggaran kesopanan di bawah pasal 354 KUHP (2022).
  • Appeared before the Court of Appeal to an accused in the ancillary application under section 251 of the Criminal Procedure Code for the appropriate committal orders to be made, following his acquittal of the murder charge on the ground of unsoundness of mind: reported in Tan Kok Meng v Public Prosecutor [2021] 2 SLR 403.
  • Membela pemasok bahan pelapis tahan api dan direkturnya di Pengadilan Negeri yang didakwa melakukan kecurangan berdasarkan pasal 420 KUHP (2021).
  • Membela seorang direktur di Pengadilan Negeri yang didakwa berdasarkan pasal 420 KUHP dan pasal 6 Undang-Undang Pencegahan Korupsi karena menerima suap selama proses pengadaan sejumlah anak perusahaan yang berupa universitas lokal (2021).
  • Successfully defended a private limited company and its director in a landmark case before a specially constituted five-member Court of Appeal concerning a prosecution under the Endangered Species (Import and Export) Act: reported in Kong Hoo (Pte) Ltd and another v Public Prosecutor [2019] 1 SLR 1131; Public Prosecutor v Kong Hoo (Pte) Ltd and another appeal [2017] 4 SLR 1291; Public Prosecutor v Kong Hoo (Pte) Ltd and another appeal [2017] 4 SLR 421; Public Prosecutor v Wong Wee Keong and another appeal [2016] 3 SLR 965; Public Prosecutor v Wong Wee Keong and another [2015] SGDC 300.
  • Defended an individual in the District Court and High Court who was charged with failing to disclose his HIV status to his sexual partner, which thereby contravened section 23(1) of the Infectious Diseases Act. The case is notable for considering the scope of an HIV-positive individual’s disclosure obligation under the law and for setting out the sentencing framework for non-disclosure offences brought under section 23: reported in GCP v Public Prosecutor [2019] 5 SLR 626; Public Prosecutor v GCP [2018] SGDC 220.
  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili pengusaha aluminium asal Vietnam dalam pengujian yudisial dan putusan sela terhadap Pemerintah sebagai akibat dari perintah deportasi yang dibuat berdasarkan Undang-Undang Imigrasi (2018).
  • Memberikan nasihat hukum dan mewakili seorang tersangka kunci dalam kasus 1MDB untuk mendapatkan hasil yang memuaskan (2018).
  • Membela seseorang di Pengadilan Negeri yang didakwa melakukan kecurangan dan pelanggaran terhadap Undang-Undang Penyalahgunaan Komputer dalam kasus bunkering kapal (2018).
  • Defended the former principal of a secondary school in the District Court and High Court in a prosecution for criminal breach of trust by a servant, which is notable for setting out the sentencing framework for offences brought under sections 406 and 408 of the Penal Code: reported in Tan Kim Hock Anthony v Public Prosecutor and another appeal [2014] 2 SLR 795; Public Prosecutor v Tan Kim Hock Anthony [2013] SGDC 114.

Bidang Keahlian Lainnya